Sayembara Orang Gila di Daratan
Suku Dayak Suku Biak
Suku Jawa Suku Nias
Suku Minahasa Suku Lembata
Itu nama-nama suku di Indonesia
Di Papua ada Jawa
Di Jawa ada Papua
Di Sumatera ada Kalimantan
Di Sulawesi juga ada Sumatera
Di Jakarta ada semuanya
Tidak setiap suku ada
Tapi sudah cukup jadi perwakilan
Perwakilan penderitaan
Jakarta bisa sulap katanya
Hijau jadi merah
Biru jadi hitam
Juga putih jadi tak berwarna
Selain Jakarta tidak ada yang bisa sulap
Bagaimana tidak, Papua mengubah hitam tetap hitam
Merah tetap merah
Tapi mereka punya tekad
Perwakilan setiap suku datang ke Kota
Bermusyawarah agar mereka jadi gila
Demi menyandang nama wakil rakyat
Harga bangku jadi naik melesat
Datanglah ia ke kota
Membawa segudang masalah suku bangsa
Kenapa tidak bisa terkenal padahal sudah mengeluarkan banyak
uang
Oh tidak, mungkin mereka lupa klik tombol kirim uang
“Beta sudah tiba di Kota, tapi beta tetap saja bingung.”
“Hei kenapa kau meringih sendiri seperti orang gila di Gedung
tinggi ?”
“Beta tidak tau bagaimana bisa ada jarring nelayan menempel
ditembok sana.”
“Ah sudah gila kau. Itu namanya jaring badminton.”
“Aduh sayange, badminton itu alat apa ha ? Beta tidak pernah
menangkap ikan dengan badminton.”
“Itu alat untuk jaring orang gila. Kau tidak bisa pakai itu
di laut hei sayangee.”
“Mengapa Beta tidak bisa ?”
“Laut itu tempat orang waras, orang gila itu ada di Gedung sana.
Aku lupa namanya, kau tau apa itu Istana ?”
“Ah itu mercusuar.”
“Ah benar sekali kau cakap.”
Indonesia terang sebelah
Sebelah mana saya pun tak bisa menduga
Hanya rakyat yang dapat menduga
Tapi jangan rakyat Pulau Jawa
Garuda katanya
Pancasila katanya
Keadilan katanya
Hoax katanya pernah menabrak tiang
Indoensia sebaiknya buat sayembara
Suruh saja penjaga mercusuar jadi wasitnya
Tapi jangan dari Pulau Jawa
Pasti menang itu para orang gila
No comments